Madrid (ANTARA News) - Ziarah seluruh dunia terhenti ketika digelar laga "El Clasico" yang memanggungkan dua raksasa sepak bola negeri Matador, kata pelatih Real Madrid, Jose Mourinho.

Magnet "El Clasico" demikian menyengat perhatian dunia, kata pelatih asal Portugal itu dalam perjalanannya ke Amerika Serikat. Dalam tur yang diberi label "sarat atmosfer rileks" itu, "The Only One - julukan Mourinho - berbicara segala hal, salah satunya soal El Clasico yang akan berlangsung pada Minggu waktu setempat.

"Kami suka dengan laga Madrid melawan Barcelona. Bagi kami, dan tentu bagi mereka, laga El Clasico demikian istimewa dibandingkan dengan laga-laga lainnya. Para pecinta sepak bola Amerika Serikat dan seluruh dunia seakan terhenti ketika digelar pertandingan Madrid melawan Barcelona," katanya.

Mou juga mengatakan gelar menjadi tujuan dari El Clasico bagi kedua tim, sebagaimana dikutip dari laman Marca.

"Tujuan kami, memenangi kompetisi ini, meski El Clasico hanya menghasilkan tiga poin. Dua tim saling beradu mendapatkan tiga poin. Tujuan lain tidak ada," katanya.

Ketika bicara mengenai target besar Real Madrid, ia menyatakan, "Liga Champions? Terpulang kepada sejumlah rincian. Saya tidak yakin apakah memang publik beranggapan bahwa Chelsea pada musim lalu memang tim yang terbaik di dunia. Kenyataannya, Chelsea keluar sebagai juara Liga Champions."

"Saya senang, karena The Blues masih ada di hati saya. Anda perlu sampai dulu ke kuarter-final atau semi-final, barui kemudian dapat memenangi kompetisi, atau justru sebaliknya," kata Mourinho.
(A024